LOMBOKita – Mantan Kepala Desa Banjarsari Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur, Senin (14/6/2021) ditahan oleh Kejaksaan Negeri setelah dijadikan tersangka kasus dugaan korupsi Bantuan Langsung Dana Desa (BLDD) dan dana Bumdes.

“Hari ini (Senin) tersangka mulai ditahan di Rutan Selong,” ungkap Kajari Lombok Timur Irwan Setiawan Wahyudi didampingi Kasi Intel Lalu Rasyid.

Menurut Kajari, penahan tersangka dilakukan karena beberapa alasan, diantaranya, ancaman hukuman di atas lima tahun, tersangka sudah tidak menjabat sebagai Kades, serta untuk mempercepat proses penuntutan.

“Dalam kasus ini terjadi kerugian negara mencapai Rp200 juta,” kata Kajari.

Terhadap dugaan keterlibatan orang lain dalam kasus ini, menurut Kajari, hingga saat ini belum ada.

“Masalah ada atau tidaknya keterlibatan orang lain dalam kasus ini, kita tunggu perkembangan di pengadilan,” katanya.

Irwan Setiawan menyebutkan, dalam kasus ini tersangka dijerat pasal 2 dan pasal 3 UU 31 tentang tindak pidana korupsi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.