Jangan Ributkan Tapal Batas Nambung, Kaukus Muda NTB: “Tidak Baik Buat Investasi”

143
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Masalah Tapal Batas antara Lombok Tengah dan Lombok Barat kembali menghangat beberapa pekan ini. Hal ini disayangkan oleh Kaukus Muda NTB. Sebab, masalah tersebut secara hukum telah selesai dengan keluarnya Permendagri No 93 tahun 2017.

“Ini isu lama yang sudah tuntas dan selesai. Kami harapkan semua pihak dapat saling menghormati batas wilayah ini,” ujar Fendi Adriansyah, Ketua Kaukus Muda NTB.

Fendi Ardiansyah meminta semua pihak dapat menahan diri dan taat pada Permendagri no 93 yang telah ditetapkan tahun 2017.

“Kita sebaiknya taat hukum dan taat pada aturan jadi polemik ini semestinya tidak diperpanjang karena akan berdampak negatif pada iklim investasi yang sedang bagus di pulau Lombok,” ujarnya.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

Rian panggilan akrab Ketua Kaukus Muda NTB itu menambahkan, apabila ribut-ribut terus tentang tapal batas ini, dirinya khawatir investor akan takut berinvestasi di Lombok karena tidak ada kepastian hukum.

Loading...

Karenanya, ia meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan pemerintah daerah dapat menjaga iklim investasi. “Investor butuh kepastian hukum kalau ribut terus seperti ini tentu kurang baik untuk iklim investasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini untuk perizinan telah bersifat online. Hal ini tentu akan berpengaruh pada lokasi izin investor.

“Tentu secara nasional akan mengacu pada permendagri no 93 tahun 2017, kalau masuk loteng maka izin di loteng dan kalau wilayahnya masuk lobar maka izin di lobar dan semua online sehingga jika tidak sesuai akan di blok izin dan pajaknya,” ujar Rian.

kepastian hukum dan situasi kondusif, investor akan tertarik berinvestasi di pulau Lombok

Rian juga meminta kepada pemerintah daerah Lombok Tengah dan Lombok Barat untuk dapat menahan diri agar situasi tetap kondusif demi menjaga iklim investasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.