LOMBOKita – Kasus ASN “ghorimin” masih berpolemik, bahkan LSM Kasta NTB mengancam akan melaporkan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur ke Aparat Penegak Hukum (APH) terkait kasus tersebut.

Kasta NTB menilau Baznas Lotim telah melanggar pasal 25 dan 26 Undang-undang No. 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, termasuk pasal 3 ayat 6a Perbaznas No 3 tahun 2018 tentang pendistribusian zakat, sementara ASN tidak masuk dalam ghorimin (orang berhutang yang berhak menerima zakat).

“Kami akan melaporkan Baznas Lotim ke APH, karena dinilai pelanggarannya sudah jelas,” ungkap Sekretaris Jenderal DPP Kasta NTB, Hasan Saipul Rizal

Menurut Hasan Gauk panggilan akrab Sekjen Kasta NTB ini, pada pasal 39 sudah jelas sanksinya yakni setiap orang yang dengan sengaja melawan hukum tidak melakukan pendistribusian zakat sesuai dengan ketentuan pasal 25 dipidana penjara paling lama lima tahun dan atau denda paling banyak Rp 500 juta.

“Sudah jelas sanksi pidananya kalau melanggar,” ujarnya.

Dikatakan Hasan Gauk, kalau mengikuti perkembangan yang ada terkait, masalah Baznas Lotim memberikan bantuan ke ASN ghorimin, tidak melalui mekanisme yang ada, seperti melibatkan dewan syariah.

Apalagi, kata Hasan Gauk, ‎Ketua Dewan Syariah Baznas Lotim mdengan tegas tidak dilibatkan dalam pengambil kebijakan terkait pemberian ZIS kepada ASN yang dimasukkan menjadi Ghorimin, termasuk para wakil Ketua juga tidak dilibatkan

“Ini sudah ngaco menjalankan aturan, bahkan pak Bupatipun kami nilai telah abai terhadap aturan,” tukasnya.

Lebih lanjut, Sekjen Kasta NTB menambahkan, terkait program Basnas yang memberikan ZIS kepada ASN ghorimin, dirinya menilai Bupati ingin mencari simpati,

Semenyara dilain pihak masih banyak masyarakat miskin dan sengsara dibandingkan ASN ghorimin yang membutuhkan bantuan Baznas.

“Kecuali, orang miskin sudah mati semua di Lotim ini, baru program Bupati ini bisa diberikan ke para ASN ghorimin ini, maka kami minta Bupati dan Baznas Lotim harus lebih cermat membaca aturan,” tandasnya.

Terhadap masalah inipun, dirimya telah berkoordinasi dengan pengurus Kasta Lotim terkait masalah ini, dengan mempersiapkan data-data yang akan dibawa untuk melapor ke APH.

Sebelumnya, Ketua Baznas Lotim, Ismul Basar saat dikonfirmasi menegaskan kalau kebijakan pemberian zakat kepada ASN yang sedang dililit hutan beberapa waktu lalu sesuai dengan ketentuan.

“Kami memberikan bantuan ke ASN ghorimin sudah sesuai aturan yang ada dan tidak ada yang salah,” tegasnya.‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.