LOTIM LOMBOKita – Ketua Tim Penjemputan kedatangan Calon Presiden Anies Baswedan di NTB, H.Rumaksi SJ, memberikan penjelasan terkait munculnya pertanyaan dari kalangan relawan Anies di NTB, yang berkaitan dengan pendaftaran para relawan ke panitia.

“Yang mendaftar itu nama kelompok dan nama penanggungjawabnya, bukan perorangan yang harus berdaftar, ini salah penafsiran,” ungkapnya pada wartawan, Kamis (11/1).

Dijelaskannya, kedatangan Anies di NTB 30-31 Januari mendatang ini, didatangkan oleh partai bukan relawan, sehingga para relawan Anies tentunya mengikuti aturan yang dibuat partai, sehingga partai meminta relawan Anies untuk daftarkan nama kelompoknya agar tertib.

“Ini harus jelas, biar tertib, nama kelompok dan penanggung jawab relawan Anies siapa, bukan daftar person,” jelasnya.

Kalau nama relawan jelas, maka akan memudahkan dalam berkoordinasi, seperti contoh, relawan Anies akan hadir membawa massa 5 ribu.

“Hingga saat ini jumlah relawan Anies yang daftar baru satu yaitu Relawan Anies For Presiden (RAFR) 2024,” ucapnya,.

Dan apa yang dilakukan ini, menurut Rumaksi atas perintah partai, karena yang mendatangkan Anies di NTB adalah partai, bukan relawan, sehingga untuk tertibnya, para relawan Anies diminta untuk daftarkan kelompoknya dan nama penanggungjawabnya.

“Perlu di ingat yang daftar nama kelompok bukan person, mereka salah menafsirkan,” sebutnya.

Lebih lanjut Rumaksi Ketua DPD Nasdem Lotim mengatakan, kedatangan Anies calon Presiden dari Partai Nasdem di NTB ini, acaranya cukup padat, seperti halnya untuk penyambutan Capres Anies dimulai dari Bandara International Zainuddin Abdul Madjid oleh pengurus partai bersama para relawan.

Sebelum melakukan silaturrahmi ke Ponpes Yatofa Bodak, dan mengikuti pengajian, Capres Anies akan berkunjung ke Desa Sade, Lombok Tengah terlebih dahulu.

Usai di Yatofa, kunjungan dilanjutkan menuju Lombok Timur, di Lotim Capres Anies akan mengunjungi para peternak yang ada di Desa Wanasaba Kecamatan Wanasaba, setelah itu dilanjutkan dengan melakukan ziarah makam ke makan Pahlawanan Nasional, Maulana Syeikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Madjid di Pancor, dilanjutkan sholat Ashar di Masjid At Takwa Pancor, termasuk mengunjungi makam para ulama seperti Makam TGH Badaruddin Islam dan TGH.Izzuddin yang ada di sekitaran Masjid.

“Usai Sholat Ashar di Maajid Pancor, Capres Anies melanjutkan kegiatan ke Lapangan Gotong Royong Masbagik, untuk menghadiri acara pelantikan pengurus ranting Nasdem se-Pulau Lombok yang jumlahnya sebanyak 3000 orang,” sebut Rumaksi, seraya mengarakan, kurang lebih 50 ribu orang warga yang akan menyambut kedatangan Anies di Lotim, yang datang dari berbagai daerah di Pulau Lombok.

Lebin Lanjut Rumaksi mengatakan, usai kegiatan pelantikan pengurus Ranting ke Pulau Lombok, sebelum menuju Lombok Barat, untuk menghadiri pertemuan lintas tokoh agama dan ormas, Capres Anies terlebih dahulu akan melaksanakan Sholat Magrib di masjid At Taqwa Masbagik.

“Sebelum mepanjutkan kunjungan ke Pulau Bima, Capres yang menginap di Mataram, sebelum bertolak ke Bima, pagi hari dilapangan Sangkareang, akan menyapa relawan Anies kalangan millenia dan mak-mak, di taman Sangkareang,” jelasnya.

Untuk kunjungan di Pulau Sumbawa, menurut Rumaksi, balik ke Jakarta, ada dua titik lokasi kunjungan Capres Anies, yaitu di lapangan Umum Bima dan di kabupaten Sumbawa,

“Jadwal ini bisa berubah ubah, tergangung situasi yang lokasi kunjungan sangat padat,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga Ketua DPD Partai Nasdem Lotim menandakan untuk kelancaran kunjungan Anies di NTB pihaknya tentunya meminta ijin dan koordinasi dengan pihak keamanan. Karena mendatangkan massa yang banyak dalam kegiatan tersebut.

Maka tentunya kepada para pengurus,kader dan simpatisan Partai Nasdem maupun relawan Anies dihimbau untuk tetap menjaga kondusitifitas selama kunjungan tersebut.

“Mari kita sama-sama mensukseskan kedatangan Anies di NTB pada akhir Januari mendatang dengan bersama-sama menjaga kondusitifitas,” tandasnya.