Mahasiwa KKN Unversitas Mataram telah mengadakan penyuluhan tentang Sex Education dan Pernikahan dini, di Desa Sembalun Timba Gading, pada Rabu 27 Juli 2022.

Permasalahan pernikahan dini di Desa Sembalun Timba Gading masih banyak terjadi. Hal ini dipicu oleh masih mudanya seseorang melakukan pernikahan, mengakibatkan kurangnya pengetahuan dan kesadaran terhadap kesehatan sex dan gizi, sehingga faktor penyebab stunting pada anak-anak dikerenakan kurangnya kesadaran para orang tua muda terhadap perkembangan buah hati.

Melihat maraknya kasus pernikahan dini yang merupakan faktor utama terjadinya stunting di Desa Sembalun Timba Gading ini, Mahasiswa KKN UNRAM mengadakan penyuluhan dengan menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kecamatan Sembalun.

Pada penyuluhan tersebut, pemateri Jamanto Amrin mengangkat materi tentang kesehatan seksual dan dampak negatif dari pernikahan dini. Penyuluhan ini juga mengundang 25 remaja yang ada di Desa Sembalun Timba Gading.

Pada penyuluhan ini, respon masyarakat sangat positif. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme partisipan yang datang pada kegiatan tersebut. Saking antusiasnya peserta yang datang pada kegiatan ini, mereka bahkan datang lebih awal dari jam yang sudah ditentukan.

“Dengan adanya Mahasiswa KKN UNRAM yang mengadakan kegiatan penyuluhan ini, sangat membantu kami dan tentunya masyarakat luas untuk mengedukasi pentingnya pengetahuan seks dan sangat tepat untuk dilakukan di Desa Sembalun Timba Gading, mengingat banyaknya angka stunting yang disebabkan oleh maraknya pernihakan dini di desa ini,” Ujar Kepala Desa Ridwan Hadi.