LOTIM LOMBOKita – Perusahaan mitra Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sikur terus mematangkan persiapan pemberangkatan 25 siswanya untuk magang ke negeri Jiran Malaysia. Senin 23 Januari 2023, perusahaan mitra World Skill Academy asal Malaysia melakukan sosialisasi ke para Wali murid

Kepala SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad, M. Pd, mengatakan untuk menjadi hebat tidaklah mudah. Untuk itu, skill dan karakter siswa harus terus dibangun agar mendapat masa depan yang lebih baik, seperti halnya melakukan program magang ke luar negeri selama enam bulan

“Mari kita ikhlaskan anak-anak kita untuk menimba ilmu pada program magang ke luar negeri yaitu ke Malaysia. Alhamdulillah SMKN 1 Sikur menjadi SMK perintis bekerjasama dengan perusahaan mitra World Skill Academy asal Malaysia,” terang Hasbi di hadapan wali siswa dan 25 siswa yang dikirim magang ke Malaysia.

Hasbi berpesan supaya siswa yang mengikuti program magang ini menjaga nama baik pribadi, sekolah, keluarga dan daerah. Sehingga imbas dari pemberangkatan ini akan memberi energi positif kepada keluarga. Bahkan akan menjadi jawaban kepada masyarakat bahwa SMK bukan penyumbang pengangguran. Melainkan lulusan SMK saat ini kedepan menjadi penopang perekonomian keluarga.

Kepala Cabang Dinas Dikbud NTB Kabupaten Lombok Timur, Martua Hamonangan Nasution, M.Pd, menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menjalankan program kurikulum merdeka. Harapan dari kurikulum ini supaya siswa-siswi memiliki skill sesuai karakteristik yang dimiliki dengan mengedepankan keahlian keterampilan peserta didik.

Maka dari itu, siswa SMKN 1 Sikur yang terpilih mengikuti program magang ke Malaysia ini merupakan hasil seleksi yang cukup ketat di antara siswa. Sehingga siswa-siswi SMKN 1 Sikur mendapat kehormatan pada program magang ini supaya dapat melihat metode pembelajaran di luar negeri, khususnya dibidang perhotelan.

“Siswa kita harapkan dapat menggali potensi-potensi ilmu pembelajaran di negeri Jiran Malaysia agar kedepan SMKN 1 Sikur menjadi contoh bagi SMK-SMK lain di NTB,”pesannya.

Namun sebelum pemberangkatan, Nasution berharap kepada wali siswa supaya mendidik anak-anaknya baik dari segi mental, kepribadian dan lainnya. Maka akhir dari proses magang siswa di puluhan hotel di Malaysia mendapat sertifikat internasional atau “American Hospitality Academy (AHA)”.

Pada sosialisasi tersebut, Datok Seri Rizal selaku Pemilik Perusahaan World Skill Academy juga menjelaskan bahwa kegiatan magang merupakan suatu kewajiban bagi SMK-sederajat untuk meningkatkan skill siswa agar lebih mudah terserap di dunia usaha dan dunia industri (Du-Di).

Perusahaan World Skill Academy sendiri, kata dia, sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Bali, Semarang, Yogyakarta dan berbagai daerah lainnya. Dan di tahun 2023 ini bekerjasama dengan SMKN 1 Sikur sebagai sekolah perintis magang dari NTB untuk magang di hotel-hotel bintang empat ke atas di Malaysia.

Adapun dipilihnya Indonesia, kata Datok Rizal dikarenakan mulai dari segi menu makanan di Indonesia memiliki kesamaan dengan Malaysia dan menjadi selera dari tamu-tamu mancanegara yang datang dari seluruh dunia.

“Selain itu dari karakternya orang Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaaan. Dua negara ini juga sering saling membantu di sektor pendidikan,” paparnya.

Maka dari itu, ia berpesan kepada para siswa SMKN 1 Sikur untuk terus mematangkan bahasa Inggrisnya. Langkah itu menjadi prioritas pertama harus dikuasai siswa yang mengikuti program magang ke Malaysia ini dikarenakan hotel-hotel yang akan ditempati banyak dikunjungi tamu-tamu mancanegara.

Dalam sosialisasi pematangan program magang ini, partner perusahaan World Skill Academy, yaitu Mr. Kumar juga berpesan kepada 25 siswa SMKN 1 Sikur untuk terus memantapkan penguasaan bahasa Inggrisnya yang menjadi syarat utama bagi siswa yang dikirim, disamping penguasaan bidang keahliannya di dunia perhotelan.

Di akhir acara, perusahaan World Skill Academy juga menyerahkan Sertifikasi “American Hospitality Academy (AHA)” kepada enam orang guru pendamping program magang luar negeri siswa SMKN 1 Sikur. Sertifikat internasional ini diberikan setelah para guru mengikuti tes secara online dengan penguasaan bahasa Inggrisnya cukup baik