Qatar Mencetak Sejarah Piala Dunia Sebagai Tim Tuan Rumah Pertama yang Kalah pada Laga Pembuka (suara.com)

LOMBOKita – Laga Pembuka Piala Dunia 2022 dibuka dengan pertandingan tim tuan rumah Qatar melawan Ekuador yang berlangsung di Stadion Al Bayt Al Khor pada Minggu (20/11/2022). Pada laga tersebut hasil kurang mengenakkan diraih tim asuhan Felix Sanchez, mereka berhasil dikalahkan Ekuador dengan skor 2-0.

Pada laga tersebut Enner Valencia menjadi bintang pertandingan dengan mencetak dua gol. Penyerang Fenerbache S.K itu mencetak gol melalui titik putih pada menit ke 16 dan menit ke 31 melalui sundulan kepalanya. Skor 2-0 pun bertahan hingg akhir pertandingan untuk kemenangan Ekuador.

Ini menjadi fakta menarik sepanjang catatan sejarah Piala Dunia. Setidaknya dalam tiga edisi gelaran Piala Dunia 2002, 2010 , dan 2018. Qatar menjadi tim tuan rumah Piala Dunia pertama yang kalah dalam pertandingan pembuka.

Pada Piala Dunia tahun 2002 yang digelar di Jepang, tim tuan rumah waktu itu menjalani laga pembuka melawan Denmark, pada pertandingan tersebut Jepang berhasil ditahan imbang tim tamu dengan skor 2-2.

Kemudian, edisi Piala Dunia tahun 2010 yang digelar di Afrika Selatan, di mana pada laga pembuka yang digelar di Stadion Soccer City Stadium pada 11 Juli 2010 silam, Timnas Afrika Selatan ditahan imbang Meksiko 1-1. Gol tuan rumah dicetak oleh Siphiwe Tshabalala pada menit ke-55, sebelum akhirnya Rafarl Marquez mencetak gol pada menit ke 79 dan menyamakan kedudukan.

Selanjutnya, Piala Dunia tahun 2018 yang digelar di Rusia. Waktu itu, laga pembuka mempertemuan antara tim tuan rumah Rusia melawan Arab Saudi yang berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskow. Yang mana pada laga tersebut, Rusia secara tak terduga dapat mengalahkan Arab Saudi dengan skor telak 5-0.

Pemain Timnas Ekuador marayakan kemenangan mereka atas tuan rumah Qatar. (AFP/suara.com)

Denis Cheryshev menjadi bintang laga tersebut dengan mencetak dua gol. Denis mencetak gol pada menit ke 43 dan 90+1, kemudian Yury Gazinsky pada menit ke 12, Artem Dzyuba menit 71 dan pesat gol Rusia ditutup oleh Govin yang mencetak gol di akhir pertandingan tepatnya pada menit ke-90+4.

Pelatih Qatar, Felix Sanchez Bas mengatakan bahwa ini bukanlah hasil yang diharapkan. Ia akan melupakan pertandingan ini dan fokus pada laga selanjutnya. “Jelas bukan ini yang kami harapkan. Sekarang giliran kami untuk menganalisis pertandingan ini, fokus dan mencoba melupakan hari ini,” katanya kepada awak media usai pertandingan.

Felix mengakui timnya memiliki banyak masalah dalam permainan dan banyak hal yang mesti diperbaiki. Namun, ia juga mengucapkan selamat kepada Ekuador yang telah memenangan pertandingan tersebut.

“Tidak ada alasan. Selamat kepada Ekuador yang pantas menang. Ada banyak ruang untuk perbaikan. Kami tidak bermain di level terbaik kami. Mungkin tanggung jawab atau ketegangan mengambil yang terbaik dari kami,” tutupnya.