Tercatat 186 Warga Lotim Positif Corona, 8 Meninggal Dunia

92
kali tampilan.
Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy saat berada di mimbar masjid dan menghimbau ribuan jamaah ibadah Idul Adha tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 setiap hari / foto: Dimyati
Loading...


LOMBOKita – Kabupaten Lombok Timur menempati urutan ketiga penyebaran virus Corona di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Demikian ditegaskan Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy di masjid Agung Almujahidin Selong sesaat sebelum pelaksanaan ibadah sholat Idul Adha, Jumat (31/7/2020).

Menurut Bupati Sukiman, penyebaran virus Corona di daerah Patuh Karya itu relatif rendah jika dibanding beberapa daerah di NTB. Sebab, Kabupaten Lombok Timur memiliki jumlah penduduk diatas satu juta jiwa. Sementara yang terkonfirmasi positif hanya 186 orang.

Meski demikian, bupati tetap menghimbau dan menekankan seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, yakni selalu menggunakan masker setiap keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun serta selalu menjaga jagak (physical distancing).

“Bahkan kabar terbaru, virus Corona ini bisa menyebar lewat udara. Karena itu, mari kita selalu mengikuti protokol kesehatan setiap beraktifitas di luar rumah,” imbau Bupati Sukiman melalui mimbar masjid Agung Almujahidin Selong.

Loading...

Sukiman menyebutkan, dari 186 orang penduduk Lombok Timur yang terkonfirmasi positif virus Corona, 125 orang diantaranya dinyatakan telah sembuh dan 53 orang masih dalam perawatan intensif di RSUD Selong dan RSUD Labuhan Haji.

Bupati juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga yang hingga sampai ini masih rutin melaksanakan protokol kesehatan sehingga mampu menekan peredaran wabah mematikan yang pertamakali muncul di China itu.

Ditambahkan bupati, pelaksanaan ibadah di masjid Agung Almujahidin Selong sejak beberapa pekan terakhir atau sejak pandemi virus Corona dilaksanakan secara protokol kesehatan, termasuk pelaksanaan ibadah sholat Idul Adha.

“Setiap Jumat kita menjaga jarak shaf jamaah, termasuk hari ini juga dengan menjaga jarak,” imbuh Sukiman.

Pantauan wartawan di Masjid Agung Almujahidin Selong, setiap jamaah yang hendak masuk masjid melaksanakan ibadah sholat Idul Adha menjalani cek suhu tubuh oleh petugas masjid.

2 KOMENTAR

  1. Wow keren sekali update juga mengenai COVID 19. tapi menurut saya min kalau menyebarkan Lewt udara saya rasa semua orang mati. Kenapa demikian? Manusia butuh oksigen. Jikalau virus ini menyebarnya lewat udara WAH, bukan hanya Indonesia saja yang kena melainkan negara lain pun ikut kena juga.

    Jangan lupa mampir aja min ke http://www.pencariilmu,com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.