LOTIM – Apes nasib Ram (42) warga Kecamatan Sukamuia, kini mendwkam di sel tahanan, Ia ditangkap Satnarkoba Polres Lotim di rumahnya, baru baru ini, terkait kepemilikan narkoba jenis sabu.

Dalam penangkapan tersebut, usai menggeledah rumah pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 600 Gram narkoba jenis sabu, pelaku dan barang bukti langsung di amankan ke kantor Satnarkoba untuk proses hukum lebih lanjut.

” Pengungkapan kasus 600 gram terduga narkoba jenis sabu ini, hasil pengembangan dari beberapa pelaku yang di tangkap sebelumnya,” ungkap Kapolres Lombok Timur AKBP Herry Indra Cahyono di dampingi Kasat Narkoba AKP I Gusti Ngurah Suputra, dalam jumpa Pers, di Mapolres Lotim, Kamis (17/11).

Menurut Herry, jumlah pelaku narkoba yang diamankan sepekan terakhir sebanyak 6 orang pelaku dengan jumlah barang bukti sebanyak 602 gram.

” Terungkapnya kasus 600 gram ini, hasil pengembangan dari para pelaku yang di tangkap lebih dahulu,” katanya seraya mengatakan dari Enam orang pelaku yang di amankan tersebut, Empat orang resedivis kasus yang sama dan satu orang dua kali keluar masuk penjara.

Disebutkan Kapolres, hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku Ram warga Paokpampang kecamatan Sukamulia tersebut, dirinya mengaku telah menerima kiriman narkoba jenis sabu, sebanyak tiga kali, pada pengiriman pertama dirinya telah menerima kiriman sabu sebanyak 2 Kg,karena kualitas tidak bagus di kembalikan dan kembali mendapat pengiriman 1 Kg, dan semua habis terjual, dan saat penerimaan pengiriman ketiga sebanyak 1 Kg, pelaku berhasil di tangkap di rumahnya, bersama barang bukti 600 gram

” Para pelaku di jerat pasal 112 ayat 2 UU psikotropika, dengan ancaman hukuman diatas Lima tahun, dan Pasal 114 dengan ancaman hukuman diatas enam tahun dan ancaman hukum seumur hidup,” jelasnya.

Untuk kasus 600 gram inipun, menurut Kapolres pihaknya masih melakukan pengembangan jaringannya,

” Jaringannya ini antar provinsi, dan telah berkoordinasi dengan Mabes,” sebutnya seraya menyebutkan terduga pelaku pemilik 600 gram narkoba jenis sabu ini, baru selesai menjalani hukuman 7 tahun di negara Malaysia, tersangkut kasus perampokan, dan usai menjalani hukuman langsung di deportasi kembali ke Indonesia.

Herry juga memberikan apresiasi kepada jajaran Satnarkoba Polres Lotim, yang telah berhasil mengungkap kasus besar yaitu kasus narkoba jenis sabu seberat 600 gram.

” Saya apresiasi dan akan memberikan reward kepada Satuan Narkoba, atas keberhasilan mengungkap kasus narkoba seberat 600 gram ini,” katanya, seraya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi,

” Adanya informasi dari masyarakat ini, ada Enam ribu warga Lotim yang terlamatkan dari barang haram tersebut, dengan asumsi 1 gram narkoba di komsumsi 10 orang,” jelasnya

.