LOTIM Lombokita – Puluhan guru honorer Lombok Timur yang tergabung dalam eks honda Kategori 2 (K2), yang tak lulus menjadi pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K), kembali mengadu ke Bupati, Pagi Subuh mereka mendatangi Pendopo Bupati.

Pasalnya para eks honda K2 tersebut telah lulus passing great secara nasional dalam test P3K tersebut. Akan tapi yang menjadi permasalahan tidak ada formasi didalamnya untuk eks honda K2 tersebut,sehingga mereka berjuang untuk diangkat menjadi P3K, dengan mengadu ke Bupati.

” Pagi pagi kami datang ke Pendopo menemui Pak Bupati, untuk mengadukan nasip kami,” ungkap H Abdul Muhid,saat ditemui di kantor Bupati Lotim, Senin (12/10),

Justru menuai kecewa, saat Bupati keluar, bukan justru menemui mereka, tetapi mereka dijanji ketemu siang hari, dengan alasan pergi ke Mataram.

” Nanti siang saya terima di kantor,karena ada kegiatan di Mataram,”ujar Muhid menirukan ucapan Bupati

Untuk mengobati rasa kecewa, mereka mencoba mendatangi kantor BKSDM, setelah itu mereka beramai ramai ke kantor Bupati

” Dari Subuh datang, dan di terima jelang sholat Ashar, dan itupun oleh Sekda mewakili Bupati.

L.Wirajaya eks K2 juga menunjukkan kekecewaannya, mereka mengaku, kalau pemerintah daerah dianggap setengah hati memperjuangkan nasib eks honda K2.

” Kami telah lulus passing great secara nasional,tetapi tak memiliki formasi,” ucapnya, sehingga mereka ramai ramai mendatangi pendopo, untuk mempertanyakan hal tersebut ke pak Bupati.

” Nasib kami sampai saat ini masih terkatung-katung,dengan harapan pemimpin saat ini mendengarkan jeritan hati kami” harapnya,

Saat Bupati datang ke Kantorpun, mereka tak berhasil di temui, justru diarahkan ke Sekda.

” Pak Bupati memerintahkan ke Sekda Lotim untuk menerima kami, Bupati bilang apapun hasilnya segera laporan ke saya,” ucap beberapa eks K2 dengan nada kecewa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.