Wabup Lantik 10 Pejabat Tinggi Pratama

36
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Setelah melaksanakan proses Pansel atas beberapa jabatan lowong di dinas/instansi di Pemkab Lombok Tengah. Akhirnya Senin (12/11/2018), Wakil Bupati melantik 10 orang PNS untuk menduduki jabatan strategis di daerah ini.

10 PNS yang dilantik yakni H Ridwan Makmun sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Ihsan S.Hut sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, DRS Lalu M Najamudin sebagai Kepala Bagian Administrasi Bagian Umum Setda, Ir L Haris Munandar sebagai Kepala Bagian Ekonomi, Murti sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III, Ir Hairul Bahtiar sebagai Sekertaris Dinas Penanam Modal dan Pelayanan perijinan Terpadu, Ir Pan Rahayu sebagai Kepala Bagian Organisasi, Ir M Dirajat MM sebagai Sekertaris Dinas Koperasi dan UKM, Lalu Nikman Bohari sebagai Sekertaris DPMD dan M Sukarman sebagai Sekertaris KLH. 10 pejabat dilantik kemudian diambil sumpah jabatannya sebelum mulai bekerja ditempat masing-masing.

Wakil Bupati Loteng, H. Lalu Pathul Bahri pada sambutannya menyatakan, penempatan Pejabat dilakukan Pemerintah melalui proses yang cukup panjang. Dalam menempatkan pejabat, pemerintah tidak mau main-main fan haruslah pejabat yang ditempatkan harus memenuhi syarat kualifikasi dan kinerja yang baik. “Kita tidak mau main-main dalam menempatkan pejabat,kita menempatkan pejabat bersasarkan hasil Pansel,” ungkapnya.

Berdasarkan UU ASN Pasal 69mengatakan yakni Pejabat yang boleh dilantik yakni mereke (PNS-red) yang benar-benar layak berdasarkan berbagai pertimbangan dan aturan yang berlaku.

Oleh sebab itu,kepada pejabat yang dilantik diminta agar bisa menjadi panutan masyarakat dan bisa bekerja profesional. “Saya minta agar pejabat yang diberikan amanah ini jangan melakukan tindakan menyulitkan masyarakat dalam hal pelayanan,” tegasnya.

Loading...

Saat bekerja nanti, para pejabat yang diminta dapat membuat trrobosan dan inovasi di dinas dan instansi tempatnya bekerja. Pasalnya,dengan terobosan fan inovasi itu nantinya akan menjadi salah satu jalan keluar atas persoalan yang dihadapi masyarakat Loteng. “Jangan miskin inovasi,” sambungnya.

Khususnya untuk Kadis Dukcapil, wabup menitipkan pesan untuk langsung melakuka pembenahan baik itu di internal maupun di luar. Hal ini diminta Wabup akibat banyaknya laporan warga Loteng yang mengeluhkan gentayangannya calo pembuat alat kelengkapan administrasi masyarakat seperti KTP, KK dan Akta Kelahiran.

“Saya berharap tidak ada lagi calo di Dukcapil,” harapnya.

Kadis Dukcapil diminta untuk memikirkan bagaimana caranya memberikan kewenangan kepada pemerintah Kecamatan. Dengan memberikan kewenangan penerbitan alat kelengkapan administrasi diri masyarakat di Kecamatan tentunya dalam upaya untuk mendekatkan pelayanan dan mengirit biaya masyarakat le Kota.

“Sedangkan untuk Kadis Koperasi saya minta untuk melakukan pembenahan terhadap koperasi yang ada,” paparnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.