Warga Lobar dan Mataram Dilarang Berwisata ke Sembalun

298
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Ramainya pengunjung yang datang berwisata ke Pusuk Sembalun, Lombok Timur pekan lalu membawa dampak terjadinya pembatasan untuk berwisata ke obyek wisata alam Sembalun.

Untuk menghindari penumpukan orang, Tim Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur mengambil tindakan, warga yang berkunjung ke wilayah Sembalun mulai dibatasi, khususnya warga yang datang dari luar Kabupaten Lombok Timur.

“Tindakan ini sebagai respon Gugus Tugas Covid-19 Lotim untuk membatasi pengunjung ke Sembalun guna memastikan pengurangan atau pembatasan sosial,” ungkap HM Juaini Taofik, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur.

Menurut Taofik, pembatasan warga yang datang ke Sembalun sebagai langkah antisipasi penularan covid-19 di kabupaten Lombok Timur.

“Setiap kebijakan pasti ada Plus Minusnya, namun Gugus Tugas menyadari, bahwa yang paling utama saat ini adalah Pengendalian Covid 19,” jelasnya.

Loading...

Terhadap adanya protes dari warga Sembalun sendiri, menurut Taofik, hal itu wajar wajar saja, Pandangan GugusTugas justru untuk menjaga warga Sembalun, sehingga wajar wajar saja ada protes.

“Prisnsip Orang Tua terhadap anaknya, bahwa diujung Cemeti itu ada Emas,” ucapnya.seraya mengatakan, yang di batasi untuk masuk ke Sembalun yaitu warga yang ber KTP Lombok Barat dan Mataram.

Hal senada juga diungkapkan kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur DR H Murni, penutupan atau pembatasan wisatawan yang masuk ke.Sembalun tersebut, hasil keputusan rapat Forkopinda 25 Juni lalu.

Bagi warga yang ingin berwisata ke Sembalun harus siapkan KTP, termasuk melakukan pengecekan penegakan protokol pencegahan Covid-19.

“Untuk sementara waktu yang ber KTP Lobar dan Kota Mataram, untuk sementara sntra waktu tidak diizinkan naik kecuali ada tujuan khusus dengan bukti otentik,” katanya.

Sedangkan bagi warga lain di diperbolehkan, dengan ketentuan tetap mentaati protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker dan suhu tubuh di bawah 38 derajat selsius

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.